DALIL ASMĀ’UL ḤUSNĀ AYAT AL-QUR’AN
الۡأَسۡمَآءُ الۡحُسۡنَىٰ al-asmā’ul-ḥusnā Allah ﷻ sebutkan secara eksplisit di 4 tempat di dalam Al-Qur’an, yaitu di surah:
- Al-A`rāf (7) ayat 180[7:180]
- Al-Isrā’ (17) ayat 110[17:110]
- Thāhā (20) ayat 8[20:8]
- Al-Ḥasyr (59) ayat 24[59:24]
وَلِلّٰهِ الۡأَسۡمَآءُ الۡحُسۡنَىٰ فَادۡعُوهُ بِهَاۖ وَذَرُواْ الَّذِينَ يُلۡحِدُونَ فِيٓ أَسۡمَـٰٓئِهِۦۚ سَيُجۡزَوۡنَ مَا كَانُواْ يَعۡمَلُونَ١٨٠
Allah memiliki Asmā’ul Ḥusnā (nama-nama terbaik). Maka, bermohonlah kepadaNya dengan menyebut (Asmā’ul Ḥusnā) itu dan tinggalkanlah orang-orang yang menyalahartikan nama-namaNya. Mereka kelak akan mendapat balasan atas apa yang telah mereka kerjakan.
قُلِ ادۡعُواْ اللّٰهَ أَوِ ادۡعُواْ الرَّحۡمَٰنَۖ أَيّٗا مَّا تَدۡعُواْ فَلَهُ الۡأَسۡمَآءُ الۡحُسۡنَىٰۚ وَلَا تَجۡهَرۡ بِصَلَاتِكَ وَلَا تُخَافِتۡ بِهَا وَابۡتَغِ بَيۡنَ ذَٰلِكَ سَبِيلٗا١١٠
Katakanlah, “Serulah ‘Allah’ atau serulah ‘Ar-Raḥmān’! Nama mana saja yang kamu seru, (maka itu baik) karena Dia mempunyai nama-nama yang terbaik (Asmā’ul Ḥusnā). Janganlah engkau mengeraskan (bacaan) shalatmu dan janganlah (pula) merendahkannya. Usahakan jalan (tengah) di antara (kedua)nya!”
اللّٰهُ لَآ إِلَٰهَ إِلَّا هُوَۖ لَهُ الۡأَسۡمَآءُ الۡحُسۡنَىٰ٨
Allah tidak ada tuhan yang benar kecuali Dia. MilikNyalah (Asmā’ul Ḥusnā) nama-nama terbaik.
هُوَ اللّٰهُ الۡخَٰلِقُ الۡبَارِئُ الۡمُصَوِّرُۖ لَهُ الۡأَسۡمَآءُ الۡحُسۡنَىٰۚ يُسَبِّحُ لَهُۥ مَا فِي السَّمَٰوَٰتِ وَالۡأَرۡضِۖ وَهُوَ الۡعَزِيزُ الۡحَكِيمُ٢٤
Dialah Allah Yang Maha Pencipta, Yang Mewujudkan dari tiada, dan Yang Membentuk rupa. Dia memiliki (Asmā’ul Ḥusnā) nama-nama terindah. Apa yang di langit dan di bumi senantiasa bertasbih kepadaNya. Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.
lā ḥaula wa lā quwwata illā billāh
Tiada daya dan tiada kekuatan kecuali dengan (pertolongan) Allah.
allāhu wa rosūluhu a`lam
Allah dan Rasul-Nya lebih mengetahui.
REFERENSI
وَلِلّٰهِ الۡأَسۡمَآءُ الۡحُسۡنَىٰ فَادۡعُوهُ بِهَاۖ وَذَرُواْ الَّذِينَ يُلۡحِدُونَ فِيٓ أَسۡمَـٰٓئِهِۦۚ سَيُجۡزَوۡنَ مَا كَانُواْ يَعۡمَلُونَ١٨٠
Allah memiliki Asmā’ul Ḥusnā (nama-nama terbaik). Maka, bermohonlah kepadaNya dengan menyebut (Asmā’ul Ḥusnā) itu dan tinggalkanlah orang-orang yang menyalahartikan nama-namaNya. Mereka kelak akan mendapat balasan atas apa yang telah mereka kerjakan.
قُلِ ادۡعُواْ اللّٰهَ أَوِ ادۡعُواْ الرَّحۡمَٰنَۖ أَيّٗا مَّا تَدۡعُواْ فَلَهُ الۡأَسۡمَآءُ الۡحُسۡنَىٰۚ وَلَا تَجۡهَرۡ بِصَلَاتِكَ وَلَا تُخَافِتۡ بِهَا وَابۡتَغِ بَيۡنَ ذَٰلِكَ سَبِيلٗا١١٠
Katakanlah, “Serulah ‘Allah’ atau serulah ‘Ar-Raḥmān’! Nama mana saja yang kamu seru, (maka itu baik) karena Dia mempunyai nama-nama yang terbaik (Asmā’ul Ḥusnā). Janganlah engkau mengeraskan (bacaan) shalatmu dan janganlah (pula) merendahkannya. Usahakan jalan (tengah) di antara (kedua)nya!”
اللّٰهُ لَآ إِلَٰهَ إِلَّا هُوَۖ لَهُ الۡأَسۡمَآءُ الۡحُسۡنَىٰ٨
Allah tidak ada tuhan yang benar kecuali Dia. MilikNyalah (Asmā’ul Ḥusnā) nama-nama terbaik.
هُوَ اللّٰهُ الۡخَٰلِقُ الۡبَارِئُ الۡمُصَوِّرُۖ لَهُ الۡأَسۡمَآءُ الۡحُسۡنَىٰۚ يُسَبِّحُ لَهُۥ مَا فِي السَّمَٰوَٰتِ وَالۡأَرۡضِۖ وَهُوَ الۡعَزِيزُ الۡحَكِيمُ٢٤
Dialah Allah Yang Maha Pencipta, Yang Mewujudkan dari tiada, dan Yang Membentuk rupa. Dia memiliki (Asmā’ul Ḥusnā) nama-nama terindah. Apa yang di langit dan di bumi senantiasa bertasbih kepadaNya. Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.




