ALLAH

ALLAH

ALLAH
بِسۡمِ اللّٰه
bismillāh

Dengan Asma Allah. – [QS.1:1]

Saya mulai dengan nama ALLAH, sebagaimana surat pertama di dalam Al-Qur’an diawali dengan ALLAH, demikian juga ayat paling utama di dalamnya.

lā ḥaula wa lā quwwata illā billāh
Tiada daya dan tiada kekuatan kecuali dengan (pertolongan) Allah.

wallāhu a`lam bish-showāb
Dan Allah lebih mengetahui mana yang benar.

REFERENSI

AL-QUR’AN


QS. Al-Fātiḥah (1) : 1

بِسۡمِ اللّٰهِ الرَّحۡمَٰنِ الرَّحِيمِ١

bismillāhir-roḥmānir-roḥīm

Dengan Asma Allah, Ar-Raḥmān Ar-Raḥīm.


QS. Al-Baqarah (2) : 255

اللّٰهُ لَآ إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ الۡحَيُّ الۡقَيُّومُۚ لَا تَأۡخُذُهُۥ سِنَةٌ وَلَا نَوۡمٌۗ لَّهُۥ مَا فِي السَّمَٰوَٰتِ وَمَا فِي الۡأَرۡضِۗ مَن ذَا الَّذِي يَشۡفَعُ عِندَهُۥٓ إِلَّا بِإِذۡنِهِۦۚ يَعۡلَمُ مَا بَيۡنَ أَيۡدِيهِمۡ وَمَا خَلۡفَهُمۡۖ وَلَا يُحِيطُونَ بِشَيۡءٖ مِّنۡ عِلۡمِهِۦٓ إِلَّا بِمَا شَآءَۚ وَسِعَ كُرۡسِيُّهُ السَّمَٰوَٰتِ وَالۡأَرۡضَۖ وَلَا يَـُٔودُهُۥ حِفۡظُهُمَاۚ وَهُوَ الۡعَلِيُّ الۡعَظِيمُ٢٥٥

allāhu lā ilāha illā huw(a), al-ḥayyul-qoyyūm(u), lā ta’khudzuhū sinatuw wa lā naum(un), lahū mā fis-samāwāti wa mā fil-ardh(i), man dzal-ladzī yasyfa`u `indahū illā bi’idznih(ī), ya`lamu mā baina aidīhim wa mā kholfahum, wa lā yuḥīthūna bisyai’im min `ilmihī illā bimā syā'(a), wasi`a kursiyyuhus-samāwāti wal-ardh(o), wa lā ya’ūduhū ḥifzhuhumā, wa huwal-`aliyyul-`azhīm(u)

Allah, tidak ada tuhan yang benar (yang berhak diibadahi) kecuali Dia, Yang Hidup kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya); tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. Tiada yang dapat memberi syafa`at di sisi Allah tanpa izin-Nya. Allah mengetahui apa saja yang ada di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Agung.

`ULAMA


هَذِهِ آيَةُ الۡكُرۡسِيِّ، وَلَهَا شَأۡنٌ عَظِيمٌ، وَقَدۡ صَحَّ الۡحَدِيثُ عَنۡ رَسُولِ اللّٰهِ ﷺ بِأَنَّهَا أَفۡضَلُ آيَةٍ فِي كِتَابِ اللّٰهِ

hādzihi āyatul-kursiyy, wa lahā sya’nun `azhīm, wa qod shoḥḥa al-ḥadītsu `an rosūlillāh C bi annahā afdholu āyatin fī kitābillāh

Ini adalah Ayat Kursi, dan ia memiliki kedudukan yang sangat agung. Telah shaḥiḥ ḥadits dari Rasulullah C bahwa Ayat Kursi adalah ayat yang paling utama dalam Kitab Allah.